Layanan Pemakaman


Gali Kubur Mengeluarkan Air Terus: Cara Mengatasi Tanpa Harus Menyedot

Halo pembaca setia Blog Ambulance MBJ. Sebagai blog yang fokus pada layanan darurat, termasuk transportasi jenazah dan proses pemakaman, kali ini kita bahas masalah yang sering dihadapi di lapangan, khususnya di daerah pemakaman yg byk sumber mata air, lahan pemakaman yang dulunya sawah atau rawa lalu di uruk, bahkan pemakaman yang sering kali curah hujan tinggi mengalami banjir di area pemakaman. Biasanya daerah dengan curah hujan tinggi seperti Jawa Barat.

Bayangkan saja, saat tim pemakaman sedang menggali liang lahat untuk jenazah, tiba-tiba air tanah terus mengalir keluar dan menggenangi kuburan. Ini bukan hanya menyulitkan proses pemakaman, tapi juga bisa menimbulkan kekhawatiran dari segi higienis dan etika keagamaan. Nah, dalam artikel ini, kita akan bahas penyebabnya dan cara mengatasinya tanpa harus bergantung pada penyedotan air, yang kadang tidak praktis atau efektif jangka panjang.

Penyebab Kuburan Keluar Air Terus-Menerus

Masalah ini biasanya terjadi karena kondisi tanah yang lembab atau memiliki kadar air tanah (groundwater) yang tinggi.




Faktor Lingkungan Dampak pada Makam
Dekat Sungai/Sawah Tekanan hidrostatik air tanah tinggi
Bekas Lahan Rawa Tanah cenderung gembur dan tidak stabil
Curah Hujan Tinggi Air hujan mudah meresap dan naik ke permukaan

Menurut pandangan Islam, memakamkan jenazah di tanah berair dianggap tidak ideal karena bisa dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap mayat jika dilakukan dengan sengaja. Oleh karena itu, penting untuk mencari solusi yang tepat agar proses pemakaman tetap lancar dan hormat.

Cara Mengatasi Selain Menyedot Air

Menyedot air mungkin solusi sementara, tapi seringkali air akan kembali mengalir karena tekanan hidrostatik dari tanah sekitar. Berikut alternatif yang lebih berkelanjutan:

1. Pilih Lokasi Pemakaman Alternatif
Langkah pertama adalah pihak keluarga harus mengevaluasi situasi dan berkoordinasi dengan pengelola makam agar proses transportasi jenazah tidak terganggu.

2. Gunakan Peti Mati atau Teknik Pelindung
Pertimbangkan penggunaan peti mati yang kedap air atau liner plastik di dasar liang lahat. Dalam fiqih Islam, penggunaan peti boleh jika ada uzur seperti tanah berair.

Butuh Layanan Ambulance atau Transportasi Jenazah?

Hubungi via WhatsApp Lokasi Kami di Maps

Catatan: Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti konsultasi profesional. Selalu ikuti aturan setempat dan agama.

© 2026 Ambulance MBJ. All rights reserved.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ambulance Depok 24 Jam – Layanan Relawan MBJ

3 WAKTU LARANGAN SAAT MENGUBURKAN JENAZAH

Mengenal Sistem Triase (kode darurat) di IGD: Mengapa Pasien Ambulans Didahulukan?