Mengubur jenazah malam hari di sertai hujan.
🚑 Catatan Pengalaman Ambulance MBJ
Malam itu ada keluarga yang membutuhkan ambulans untuk membawa jenazah ke pemakaman. Kami dari Ambulance MBJ Depok diminta mengantar jenazah dari rumah duka ke pemakaman di daerah Cimanggis. Keluarga meminta pemakaman segera malam itu juga karena alasan tertentu. Meski kondisi cuaca tidak mendukung, kami tetap berangkat. Ini bukan pertama kali kami menghadapi situasi seperti ini.
Banyak orang bertanya, “Kenapa harus malam-malam saat hujan? Tidak bisa ditunda sampai pagi?” Jawabannya sederhana. Dalam ajaran Islam, memakamkan jenazah secepatnya adalah sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam bersabda, “Segerakanlah menguburkan mayit kalian” (HR. Bukhari). Apalagi jika jenazah sudah dimandikan dan dikafani, menunda tanpa alasan kuat justru tidak dianjurkan. Selain itu, ada alasan tertentu dari keluarga yang mengharuskan disegerakan.
Namun, memakamkan jenazah di malam hari saat hujan bukan perkara mudah. Jalan menuju liang lahat sangat licin dan berlumpur. Berikut pengalaman dan beberapa hal yang kami lakukan agar proses tetap lancar dan khidmat:
Persiapan Matang Sejak dari Rumah Duka :
Kami selalu upayakan agar jenazah tidak terkena hujan, dengan cara keranda harus dilindungi minimal dengan payung dan kalau bisa dengan plastik untuk menutupi keranda jenazah. Keluarga biasanya sudah menyiapkan payung besar dan di pemakaman disediakan tenda sederhana di lokasi pemakaman.
Kendaraan Siap Tempur :
Ambulance MBJ selalu dilengkapi lampu sorot portable dan senter anti air jika diperlukan.
Koordinasi dengan Pengurus Makam :
Sebelum berangkat, pihak keluarga atau pengurus lingkungan sudah hubungi pengurus TPU setempat. Mereka biasanya sudah menyiapkan lampu penerangan tambahan dan membantu gali lubang lebih awal. Di malam hujan, lubang sering kali berisi air — ini sering jadi penyebab pemakaman jadi lebih lama.
Proses Pemakaman Tetap Khidmat :
Meski hujan tak henti, talqin dan doa tetap dilakukan dengan tenang. Tanah basah memang lebih mudah digali, tapi juga lebih berat saat ditimbun. Penggali kubur berjibaku dengan sekuat tenaga agar jenazah segera dikubur.



